Monday, May 09, 2005

Amalillah Mengintai Probolinggo

Probolinggo (KATALIS). Modus penipuan nampaknya semakin beragam saja. Mulai dari arisan sampai dengan membawa embel-embel agama tertentu. Malahan, untuk yang terakhir ini tokoh agama ("kyai") ikut dikelabui dan dimintai "jasa"nya guna meraup rupiah dari sang ummat.
Amalillah, nama yang diusung "pemipuan" modus baru itu. Sekilas, seandainya dilihat dari modus operandinya memang mirip MLM (Muli Level Marketing). Para korban itu, awalnya dijanjikan sejumlah keuntungan tertentu seandainya menyetorkan rupiah kepada koordinator wilatah. Namun, banyak diantara "korban" yang menyetor tersebut sampai kini belum jelas nasibnya. Anehnya, meski jelas-jelas belum ketahuan untung yang didapat, para korban Amalillah ini masih percaya kepada koordinator wilayah yang mirip dengan seorang "kyai" itu.
Menurut penuturan warga kecamatan Wangkal Probolinggo, Jawa Timur, ada seorang pengusaha yang sampai habis tanah dan harta benda lainnya, tapi masih tetap ikut kegiatan Amalillah itu. Kondisi ini disebabkan karena mereka seperti dibius atau "digendam" bahwa mereka akhirnya menuruti saja omongan sang "kyai" itu. "Sampai saat ini masih belum ada yang berani melapor. Karena memang mereka seperti didoktrin bahwa apa yang mereka serahkan itu layaknya amal untuk kegiatan agama," tutur sumber KATALIS yang keberatan disebutkan jati dirinya. (AK)

0 Comments:

Post a Comment

<< Home